Dear Ibu,Mbak masih punya mimpi yang masih pingin Mbak wujudkan... Mbak pingin ke Tanah Suci bareng Mas, Bu... Entah itu untuk ibadah umroh atau haji... Panggilan hati ini untuk bisa pergi kesana bareng Mas sangat kuat...
Bu, waktu umroh bareng Papa, Mama dan adek2 dulu juga Bude sangat indah... Walopun Mbak sempat marah2 sama Mama di pelataran Masjid Nabawi gara2 Bude pergi gitu aja nggak nunggu kami... Mbak kualat kali ya, Bu, sama Mama... Tapi Mbak udah minta maaf kok sama Mama... Mbak juga udah minta ampun langsung sama Alloh karena udah brani marah2 sama Mama...
Mbak mau cerita dikit sama Ibu... Hari terakhir kami di Mekah, hanya Mbak yang masih belum berhasil mencium Hajar Aswad. Padahal jaraknya sudah sangat dekat. Mama dengan segala upayanya, memegang tangan Mbak untuk terus berjalan mendekati batu suci tersebut. Bu, kalau lihat perjuangan Mama supaya Mbak bisa mencium Hajar Aswad, Mbak seperti diingatkan sama Alloh bagaimana usaha Mama melahirkan Mbak dengan susah payah dan penuh perjuangan antara hidup dan mati...
Sambil terus berdoa dan berharap supaya bisa mencium Hajar Aswad, Mama menarik tangan Mbak dan bilang, "ayo, Mbak, jangan nyerah... Mbak bisa kok.... Bismillahi Allahu Akbar...."
Bu, di depan pintu Ka'bah, di depan multazam, dengan airmata bercucuran, Mbak hanya mampu berdoa, "Rabbighfirlii waliwaalidayya warhamhumaa kamaa rabbayaani saghiiroo..."
Bu, disitu Mbak benar2 sadar, bahwa perjuangan orangtua dalam melahirkan, merawat, membesarkan, melindungi anak2nya nggak pernah putus... Nggak pernah berhenti walaupun anak2nya bandel, nggak mau nurut, durhaka sama orangtuanya... Mbak sadar sesadar-sadarnya, dan bersyukur karena Alloh sudah memberikan Mbak orangtua yang hebat...
Bu, mimpi Mbak masih banyak... Tapi yang paling menggugah hati ini mimpi untuk pergi ke Tanah Suci bersama Mas... Bu, Mbak bisa kan ya kesana lagi bareng Mas...??
Labaik Allahuma Labaik.....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar