Dear Ibu,
Apa yang namanya cinta itu melelahkan, Bu? Apa yang namanya sayang selalu harus mengalah? Jujur, Bu, Mbak capek. Mbak merasa udah dititik yang paling melelahkan dalam menyayangi dan mencintai seseorang.
Ada yang bilang, kalau sudah berani seseorang untuk dijadikan teman dan pendamping hidup, berarti satu paket utuh yang harus kita terima. Pasangan kita dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Tapi apa artinya cinta itu sendiri? Apa cinta itu harus selalu memberi? Apa cinta itu harus menerima? Apa ada toleransi dalam mencinta dan dicinta? Mbak bingung, Bu.
Bu, terkadang kalau Mbak bener-bener udah merasa capek, pingin banget rasanya Mbak nyerah dan berhenti untuk menyayangi dan mencintai dia. Tapi Mbak nggak pernah bener-bener bisa untuk nyerah, apalagi berhenti. Masih ada setitik harap dalam doa kalau kami bisa menuju jalan yang lebih baik, dalam ridho-Nya.
Bu, apa menyayangi dan mencintai seseorang bisa sedemikian melelahkannya?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar